News / Kegiatan Provinsi
26 Juli 2017

PEMBERKATAN BIARA MARIA ASUMPTA DI LAMPUNG

 Tanggal 11 Juli 2017, para Piko (Pimpinan Komunitas) menuju ke Biara Notre Dame Jakarta. Tanggal 12 Juli 2017 tepatnya pukul 08.00 sebanyak 11 orang suster berangkat dari airport Sukarno-Hatta. Pesawat mereka take off pukul 10.30, sampai di airport Radin Inten II Lampung, para suster dijemput oleh Romo Agus dan Romo Thomas beserta umat dari Paroki Santa Lidwina. Sampai di Biara Maria Asumpta sekitar pukul 14.00. Berhubung biaranya kecil, maka ke 11 suster dibagi menjadi 3 kelompok;

  1. Sr. Maria Monika, Sr. Maria Marsela dan Sr Maria Erika (Provinsial dan Dewan Provinsi) tidur di pastoran.
  2. Sr. Regina Maria, Sr. Maria Yulia, Sr. Maria Florida, Sr. Maria Agnes dan Sr. Maria Irma tidur di biara Maria Asumpta yang akan segera diberkati.
  3. Sr. Maria Virgo, Sr. Maria Fransiska , Sr. Maria Anita dan Sr. Maria Etha tidur di biara Suster-suster HK di Poncowati (antar jemput oleh umat Paroki)

Misa Kudus untuk pemberkatan biara yang akan di tempati oleh Sr. Maria Marta dan Sr. Maria Etha di mulai tepat puluk 19.00,  dipimpin oleh Romo Paroki yaitu Romo Agustinus Sunarto, Pr. Misa dimeriahkan oleh koor dari anak-anak PIA dan PIR dari lingkungan Yohanes. Ada sekitar 100 orang yang hadir dalam misa pemberkatan biara ini. diantaranya dewan paroki, wakil dari lingkungan-lingkungan serta umat dari lingkungan Yohanes dimana komunitas Maria Asumpta ini berdomisili.

Bacaan Misa diambil dari bacaan hari itu, Sr. Maria Anita dinobatkan untuk menjadi Lektor pada misa pemberkatan tersebut. Sebelum kotbah Sr. Maria Monika, SND selaku provincial SND Provinsi Indonesia diminta oleh romo Agus untuk memperkenalkan kongregasi SND dan menceritakan secara singkat bagaimana SND bisa masuk ke Indonesia.  Setelah itu dilanjutkan dengan Homili oleh Romo Agus. Dalam kotbahnya beliau mengatakan : “Setelah mendengarkan sharing sejarah singkat dari Sr. Maria Monika maka bisa disimpulkan bahwa SND hadir di bumi nusantara ini dibawa oleh para suster misionaris SND. Dengan jiwa dan pengorbanan dari para misionaris SND berani meninggalkan tanah air, keluarga dan kenyamanan yang mereka alami serta rasakan di negaranya (Belanda) untuk mengabdikan segenap diri mereka untuk bangsa dan negara Indonesia. Mereka berani menghadapi setiap tantangan di tempat yang baru dalam segala hal; mulai dari makanan, udara, ,tempat tinggal, serta Bahasa yang belum mereka pahami. Mereka pantang mundur Karena cinta kasih dan kesetiaan pada perutusan yang mereka terima dari Kristus lewat Gereja-Nya dan secara konkrit lewat pemimpin dijalani dengan iman dan gembira walaupun penuh pengorbanan untuk menyesuaikan diri. Di Bandar Jaya, Lampung Tengah inilah suster Notre Dame (SND) akan mewartakan kabar gembira Injil sebagai generasi penerus semangat yang dikobarkan oleh para misionaris SND dulu. Angkatan pertama yang di utus baru 2 suster yaitu sr Maria Marta dan Sr Maria Etha, dan berkarya melalui Pendidikan di Yos Sudarso mulai dari TK, SD, SMP serta karya pastoral.

Di tempat yang baru ini mereka berkarya sebagai suster baru dengan semangat baru, kebetulan romonya pun baru yaitu baru 10 bulan, dengan semangat baru ini kita berkarya menangani karya yang sudah lama hadir di tempat ini, tetapi dengan kehadiran romo dan para suster SND semoga dapat membuat sesuatu yang baru tanpa meninggalkan yang lama”

Umat paroki Sta. Lidwina sangat bersyukur Karena kehadiran Suster-suster SND mau menanggapi permohonan dari Bapak Uskup Yohanes Harun, sayangnya beliau tidak bisa hadir Karena masih ada urusan ke Batam sedangkan romo Vikjen ada urusan di Jakarta. Jadi Bapak Uskup hanya menitipkana salam selamat datang kepada SUster-suster SND di Keuskupan Tanjung Karang. Tuhan memberkati

                                                                                                                                                   Sr. Maria Virgo SND

SHARE THIS ON:
COMMENT