News / Kegiatan Komunitas
12 Agustus 2017

EKARISTI UNTUK SR MARIA PATRISIA SND DI RUMAH SAKIT

Sudah beberapa kali Sr. Maria Patrisia, SND keluar masuk Rumah Sakit, terakhir suster masuk Rumah Sakit tanggal 13 Juli 2017 dini hari karena jatuh di kamar.  Selama opname di rumah sakit beberapa kali saya berkunjung, saya melihat dan mengalami meskipun beliau kesakitan namun ungkapan syukur dan doa tetap menjadi kerinduannya, beliau selalu menanyakan buku doa dan lagu-lagu dalam bahasa belanda. Beliau minta supaya buku doa bahasa belanda dikirim ke rumah sakit, setelah menemukan buku doa dan lagu yang dimaksud, Sr. Regina Maria selalu menemani berliau bernyanyi bersama. Setiap ada suster yang berkunjung beliau selalu menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf. Yang mengesan bagi saya adalah ketika suster mengalami sesak nafas dan perawat jaga menghubungi Sr Regina Maria, malam itu kira-kira pukul 21.00 saya dan Sr. Regina ke Rumah Sakit untuk menengok. Dalam keadaan demikian suster tetap tersenyum bahkan berbagi cerita dan menghibur kami.

Dalam penderitaan beliau tetap punya kerinduan untuk mengikuti perayan Ekaristi, maka Sr Regina pun menanggapi dan meminta Sr. Natalia untuk menghubungi romo. Puji Tuhan romo Ngarlan bersedia untuk memimpin perayaan Ekaristi di kamar perawatan Suster di Rumah Sakit. Pada tanggal 11 Agustus 2017 jam 7.00 pagi beliau pengakuan dosa kemudian dilanjutkan dengan perayaan Ekaristi yang diikuti oleh 21 orang suster. Di dalam misa suster kelihatan bahagia. Bersamaan dengan pesta Santa Klara dalam kotbanya romo menegaskan bahwa sebagai yang terpanggil hendaklah meneladani cara hidup Sta. Klara dimana Sta. Klara selalu iri hati terhadap St. Fransiskus tapi iri hatinya membawa kebaikan dalam hidupnya, maka kitapun juga bisa iri hati dalam hal-hal baik, dan berani membuang kelekatan-kelekatan dalam diri kita, kekuasaan, ingin diakui dan yang lainnya dengan demikian kita akan merasa damai tenang dalam hidup ini.Setelah Homili suster membaharui kaul-kaulnya. Sebelum berkat penutup Sr. Maria Patrisia SND masih meminta waktu dan mengucapkan terima kasih kepada romo dan para suster yang senantiasa mendoakan dan sekaligus permintaan maaf, suster bersyukur karena kerinduannya terpenuhi

Mari kita tetap mengingat suster didalam doa-doa kita agar suster tetap kuat, kita serahkan semuanya kepada Penyelenggaraan Ilahi.

 

Sr. Maria Franselin, SND

SHARE THIS ON:
COMMENT