News / Kegiatan Komunitas
30 September 2016

Rencana Pembukaan Notre Dame II di Grand Wisata

Suster-suster SND mendapat tawaran membuka sekolah di perumahan yang baru di buka di perumahan Grand Wisata beberapa tahun yang lalu. Setelah di rapatkan, maka diputuskan untuk membeli sebidang tanah yang sudah disiapkan oleh pengembang perumahan tersebut untuk sekolah. Namun ternyata tidak mudah untuk membuka sekolah, karena setelah diurus bertahun-tahun, suster SND baru bisa mendapatkan IMB tahun ini.

Maka pada Tanggal 24 September 2016, Atas kemurahan hati  dari salah satu umat  Grand Wisata. Suster dipinjami ruangan berkapasitas 120 orang  secara gratis. Yang diundang dalam acara tersebut adalah Masyarakat Grand Wisata yang memiliki anak usia dini ( Balita) tidak tertutup bagi orang tua yang memiliki anak sudah SD atau SMP menghadiri pertemuan ini. 

Undangan kepada masyakat adalah pukul 10.00, namun ternyata para tamu baru berkumpul sekitar pkl 10.30. Maka begitu tamu yang hadir sudah sekitar 75 orang, acara segera dimulai. Diawali dengan doa pembukaan oleh Sr.M. Kharita, kemudian dilanjutkan oleh Bp. Kurniawan Candra, sebagai ketua Yayasan pendidikan Notre Dame menyampaikan maksud pertemuan hari ini, kemudian disusul oleh Sr M. Robertin yang memperkenalkan Kongregasi SND, dan gerak karyanya sejak awal berdiri, secara khusus yang telah berkarya di Indonesia. Sr. M. Robertin menyampaikan  impian serta cita-cita Kongregasi/Provinsi terkait pendirian Sekolah Notre Dame II di Grand Wisata, serta ingin menjawab kebutuhan Masyarakat di GW akan sekolah Katolik.

Setelah itu dilanjutkan oleh Bp. Sigit Setyawan ( ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Pendidikan Notre Dame) memaparkan tentang perlunya anak-anak memperoleh pendidikan yang benar dari sejak usia dini, apa saja yang pantas atau layak diberikan dalam pendidikan anak-anak usia Balita. 

Selanjutkan acara tanya jawab yang direspon secara antusias oleh peserta, terbukti sekalian peserta yang bertanya. Kurang lebih 30 menit sesi tanya jawab, setelah itu ditutup dengan doa  oleh Sr. M. Marsela pukul 12.30. Namum setelah itu masih ada peserta yang bertanya tentang berbagai hal terkait dengan pembukaan sekolah ini yang dijawab dengan sabar oleh para Suster maupun oleh Bp. Kurniawan, atau Bp. Sigit Setyawan.

Setelah acara ditutup dibagikan makan siang, yang bisa dimakan di tempat ini atau mau dibawa pulang. Pada saat itu juga orangtua yang berminat mendaftar anaknya boleh mengambil formulir pendaftaran secara gratis.

SHARE THIS ON:
COMMENT
Nama :
Comment :